Tampil Spektakuler dengan Marching Band, PKBM Sanggar Juang Sabet Juara 1 Karnaval Terbaik


KARAWANG, Pantaupdate.id
– Bukan sekadar ikut meramaikan perkemahan, PKBM Sanggar Juang justru mencuri perhatian dalam Perkemahan Kesetaraan FK PKBM Kabupaten Karawang Tahun 2026. Penampilan spektakuler Marching Band Gema Sanggar Juang sukses memukau penonton dan peserta hingga mengantarkan pangkalan tersebut meraih Juara 1 Karnaval Terbaik.

Kegiatan Perkemahan Kesetaraan FK PKBM Kabupaten Karawang tingkat Kabupaten Karawang tersebut berlangsung pada 2–4 Oktober 2026 di Bumi Perkemahan Mulyasejati, Kecamatan Ciampel.

Sejak tampil dalam agenda karnaval, Marching Band Gema Sanggar Juang tampil penuh energi. Kekompakan, kreativitas, semangat, serta atraksi para peserta menjadi daya tarik tersendiri dan membuat suasana perkemahan semakin semarak.

Penampilan tersebut sekaligus membantah anggapan bahwa peserta didik pendidikan nonformal tidak mampu bersaing dalam kreativitas dan prestasi.

Kepala Satuan Pendidikan PKBM Sanggar Juang, Wawan Kurniawan, S.Pd., menegaskan bahwa peserta didik PKBM memiliki potensi besar untuk melahirkan karya dan prestasi yang tidak kalah dengan siswa sekolah formal.

Menurutnya, potensi tersebut terus didorong melalui kegiatan ekstrakurikuler, pembinaan karakter, hingga pembinaan prestasi dengan memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengikuti berbagai perlombaan.

“Tunjukkan bahwa anak-anak PKBM Sanggar Juang mampu berkolaborasi, berkarya, dan berprestasi. Adik-adik adalah anak yang luar biasa, mewakili PKBM Sanggar Juang untuk dapat menunjukkan kreativitas dan bakat,” ujar Wawan.

Penampilan Marching Band Gema Sanggar Juang pun mendapat respons positif dari penonton maupun peserta perkemahan lainnya. Kekompakan dan kreativitas yang ditampilkan menjadi salah satu faktor yang mengantarkan PKBM Sanggar Juang meraih Juara 1 Karnaval Terbaik.

Prestasi tersebut semakin lengkap setelah PKBM Sanggar Juang juga berhasil meraih Juara Harapan 2 lomba yel-yel.

Bagi PKBM Sanggar Juang, torehan tersebut bukan sekadar deretan penghargaan. Prestasi itu menjadi bukti bahwa pembinaan peserta didik di lingkungan pendidikan nonformal mampu melahirkan generasi yang aktif, kreatif, percaya diri, sekaligus berprestasi.


Wawan mengatakan, Perkemahan Kesetaraan tidak boleh dipandang hanya sebagai kegiatan berkumpul dan berkemah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi peserta didik untuk belajar, membangun karakter, memperluas pergaulan, serta mengenal berbagai karakter dan latar belakang.

Ia pun mendorong para peserta didik untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan memperbanyak relasi dan membangun kolaborasi, termasuk melalui perkembangan teknologi informasi.

“Perkemahan Kesetaraan bukan hanya tempat berkumpul, namun juga tempat belajar dan bertemu dengan berbagai orang yang berbeda karakter dan latar belakang. Karena itu, saya mengajak siswa PKBM Sanggar Juang untuk berkolaborasi dan mencari teman sebanyak-banyaknya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi,” katanya.

Menurut Wawan, tema Perkemahan Kesetaraan yang mengusung semangat Edukatif, Sportif, Terampil, Aktif dan Mandiri sejalan dengan tantangan generasi muda saat ini.

Semangat tersebut diharapkan mampu mendorong peserta didik untuk terus menciptakan inovasi, melahirkan solusi, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Di balik keberhasilan tersebut, PKBM Sanggar Juang mengakui masih terdapat berbagai kekurangan yang harus terus dibenahi. Namun, keterbatasan tersebut tidak dijadikan alasan untuk berhenti bergerak.

“Kami menyadari masih terdapat kekurangan. Kendati demikian, PKBM Sanggar Juang terus berproses ke arah yang lebih baik lagi. Keterbatasan tidak menjadi halangan, ikhtiar terus kami maksimalkan,” tegas Wawan.

Raihan Juara 1 Karnaval Terbaik dan Juara Harapan 2 Yel-yel menjadi tambahan torehan prestasi bagi PKBM Sanggar Juang sekaligus memperkuat komitmennya dalam membangun karakter dan mengembangkan potensi peserta didik.

Perlahan namun pasti, PKBM Sanggar Juang terus menunjukkan progres. Lembaga pendidikan nonformal tersebut berupaya membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya, berkolaborasi dan mengukir prestasi.

Dari panggung karnaval, semangat itu terlihat jelas: peserta didik PKBM bukan hanya datang untuk meramaikan kegiatan, tetapi hadir untuk menunjukkan bahwa mereka juga mampu tampil, bersaing dan menjadi juara.

Reporeter: Jauhari
Editor: Joe

0 Komentar