SUBANG, Pantaupdate.id — Bukan sekadar berdiri tegap di bawah terik matahari. Tujuh siswa-siswi SMK Minhajut Thalibin membuktikan bahwa disiplin, mental, dan rasa tanggung jawab menjadi modal utama ketika mereka dipercaya mengemban tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Patokbeusi, Senin (17/8/2026).Keberhasilan tersebut menjadi catatan membanggakan bagi keluarga besar SMK Minhajut Thalibin. Salah satu siswa yang terpilih adalah Siti Fatimatuzahro, siswi kelas XI AKL (Akuntansi dan Keuangan Lembaga).
Bagi Siti dan enam rekannya, kesempatan menjadi Paskibra bukanlah sesuatu yang datang begitu saja. Mereka harus melewati proses seleksi dan latihan yang menuntut ketahanan fisik, ketepatan gerakan, kekompakan, sekaligus kesiapan mental.
Hasilnya terlihat saat prosesi pengibaran Sang Merah Putih berlangsung. Barisan Paskibra tampil disiplin dan presisi hingga seluruh rangkaian pengibaran bendera berjalan khidmat dan lancar di hadapan unsur Muspika, tamu undangan, serta masyarakat Kecamatan Patokbeusi.
Pencapaian itu pun mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala SMK Minhajut Thalibin bersama jajaran dewan guru menyampaikan kebanggaan atas keberhasilan ketujuh siswanya, khususnya Siti Fatimatuzahro yang turut membawa nama baik sekolah.
“Kami sangat bangga dan bersyukur atas dedikasi serta kerja keras tujuh siswa-siswi kami, terkhusus ananda Siti Fatimatuzahro dari kelas 11 AKL yang turut terpilih dan sukses menjalankan tugas mulia ini. Tugas sebagai Paskibra bukan hanya tentang baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan jiwa nasionalisme yang kuat,” ujar perwakilan pihak sekolah.
Menurut pihak sekolah, pengalaman menjadi Paskibra diharapkan tidak berhenti pada seremoni HUT RI. Nilai kedisiplinan, kekompakan, kepemimpinan, dan tanggung jawab yang diperoleh selama proses latihan diharapkan terbawa ke lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Siti Fatimatuzahro mengaku bersyukur sekaligus bangga dapat menjadi bagian dari Paskibra HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan Patokbeusi.
“Alhamdulillah, rasa syukur yang luar biasa dan rasa bangga yang mendalam bisa terpilih dan menyelesaikan tugas sebagai anggota Paskibra HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan Patokbeusi mewakili SMK Minhajut Thalibin, khususnya dari kelas 11 AKL,” ungkapnya.
Fatimah menuturkan, masa latihan hingga pelaksanaan pengibaran bendera memberikan banyak pengalaman berharga.
Selain mengasah kemampuan baris-berbaris, dirinya belajar mengenai arti disiplin, kekompakan, kerja keras, dan tanggung jawab bersama rekan-rekan serta para pelatih.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada guru, orang tua, dan teman-teman yang terus memberikan doa serta dukungan selama proses seleksi hingga pelaksanaan tugas.
“Semoga pengalaman ini bisa menjadi motivasi bagi saya pribadi dan teman-teman di sekolah untuk terus semangat belajar, berproses, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa, negara, serta almamater tercinta,” tuturnya.
Keikutsertaan tujuh pelajar tersebut sekaligus menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya soal capaian akademik dan keterampilan kejuruan. Di balik seragam Paskibra, terdapat proses pembentukan karakter generasi muda agar memiliki disiplin, integritas, jiwa kepemimpinan, serta kecintaan terhadap tanah air.
Reporter: Mzq
Editor: Joe


0 Komentar