Tia Tegaskan Mahasiswa Harus Kritis, Kreatif, dan Berani Hadapi Tantangan Masa Depan


KARAWANG, Pantaupdate.id –
Mahasiswa Budi Pertiwi mengikuti seminar yang diselenggarakan oleh Dra. Hj. Wardatul Asriah, MBA, Anggota DPR-RI Fraksi Partai Gerindra. Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pembicara inspiratif dengan mengangkat tema “Penguatan Mutu Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam melalui Inovasi Pembelajaran, Riset, dan Pengabdian kepada Masyarakat.”

Seminar tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memahami bahwa pendidikan tidak hanya berhenti di ruang kelas. Mahasiswa dituntut mampu mengembangkan potensi diri, berpikir kritis, serta berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat.

Presiden Mahasiswa Budi Pertiwi, Tia, menyampaikan bahwa kegiatan seminar tersebut memberikan motivasi bagi mahasiswa untuk tidak hanya mengandalkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan.

“Menurut saya, mahasiswa harus mulai berani mengembangkan kemampuan diri, tidak hanya mengandalkan apa yang diberikan dalam perkuliahan. Kita perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas,” ujar Tia.

Menurutnya, dunia kerja dan masyarakat ke depan membutuhkan lulusan yang tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga mampu membaca persoalan dan memberikan solusi.

Tia juga menilai bahwa kegiatan riset dan pengabdian kepada masyarakat harus dimaknai lebih luas. Menurutnya, kegiatan tersebut jangan hanya dijadikan formalitas untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi sarana mahasiswa untuk turun langsung ke tengah masyarakat.

“Riset dan pengabdian jangan hanya menjadi kegiatan formal untuk memenuhi tugas akademik saja. Ini harus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk turun langsung, mendengar persoalan masyarakat, kemudian memahami apa yang sebenarnya mereka butuhkan,” katanya.

Selain kemampuan akademik, Tia menekankan pentingnya mahasiswa memperluas jaringan melalui organisasi dan berbagai kegiatan di luar kampus. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat melatih kemampuan bekerja sama, membangun komunikasi, memahami karakter orang lain, serta menemukan potensi yang ada dalam diri mahasiswa.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menunggu kesempatan datang, tetapi aktif membangun kemampuan, pengalaman, dan jaringan sejak sekarang.

“Jangan hanya menunggu kesempatan datang, tetapi harus mulai membangun kemampuan dan pengalaman dari sekarang. Karena perubahan yang besar tidak akan terjadi kalau kita hanya menjadi penonton,” tegasnya.

Tia berharap semangat inovasi dalam pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat dapat benar-benar diterapkan oleh mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari.

“Kampus bukan hanya tempat untuk mendapatkan gelar, tetapi juga tempat untuk membentuk cara berpikir, karakter, kemampuan, dan kepedulian kita terhadap lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Kegiatan seminar tersebut diharapkan dapat menjadi pemantik bagi mahasiswa Budi Pertiwi untuk semakin aktif mengembangkan diri, memperkuat kompetensi, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian.


Reporter: Ahdan

Editor: Joe

0 Komentar