KUALA TUNGKAL, Pantaupdate.id — Menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres Tanjung Jabung Barat tak ingin kecolongan. Seluruh kendaraan dan peralatan penanggulangan Karhutla dicek langsung untuk memastikan tidak ada sarana yang rusak atau tidak siap ketika sewaktu-waktu harus diterjunkan ke lapangan.Pengecekan berlangsung Senin (24/8/2026) sekira pukul 07.40 WIB di Lapangan Apel Polres Tanjab Barat. Kapolres Tanjab Barat AKBP M. Kuswicaksono, S.I.K., M.H., memimpin langsung pemeriksaan tersebut dengan didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU).
Sejumlah sarana menjadi sasaran pemeriksaan, di antaranya lima unit motor trail Samapta, satu unit mobil Karhutla Samapta, satu mesin air mobil, dua mesin air kecil, satu mesin apung, serta empat selang.
Bukan sekadar melihat kondisi fisik, pemeriksaan diarahkan untuk memastikan seluruh sarana benar-benar siap operasional.
Kondisi mesin, bahan bakar, ban, pompa, selang, nozzle hingga perlengkapan pendukung lainnya diperiksa agar tidak menjadi kendala ketika personel menghadapi kebakaran di lapangan.
Kapolres menegaskan, kesiapan tersebut tidak boleh berhenti pada pemeriksaan administratif atau rutinitas apel semata. Setiap temuan harus segera ditindaklanjuti.
“Pastikan seluruh kendaraan dan peralatan Karhutla dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu. Apabila ditemukan kerusakan atau kekurangan, segera laporkan dan lakukan perbaikan maupun pemenuhan kebutuhan,” tegas Kapolres.
Ia juga mengingatkan personel agar tidak menunggu sampai terjadi Karhutla untuk mengetahui apakah peralatan masih berfungsi atau tidak.
“Jangan sampai ketika terjadi Karhutla, peralatan yang kita miliki justru tidak dapat digunakan. Pastikan seluruh sarana dan prasarana benar-benar siap digerakkan kapan pun dibutuhkan,” lanjutnya.
Menurut Kapolres, kesiapan sarana menjadi bagian penting dalam kecepatan penanganan Karhutla. Sebab, keterlambatan akibat kendaraan bermasalah atau peralatan tidak berfungsi dapat memperbesar risiko meluasnya kebakaran.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Tanjab Barat IPDA Ucen mengatakan pengecekan merupakan bagian dari langkah preventif sekaligus bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
“Kesiapan personel harus didukung dengan kesiapan kendaraan dan peralatan. Karena itu, seluruh sarana penanggulangan Karhutla harus dipastikan dalam kondisi baik, lengkap, dan siap digunakan kapan saja,” ujar IPDA Ucen.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan tersebut menjadi komitmen Polres Tanjab Barat untuk memastikan upaya pencegahan dan penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Dengan pengecekan tersebut, Polres Tanjab Barat menegaskan bahwa menghadapi Karhutla bukan hanya soal kesiapan personel, tetapi juga memastikan setiap kendaraan dan alat pemadam benar-benar mampu bekerja ketika situasi darurat terjadi.
Reporter: Reza M
Editor: Joe


0 Komentar