SUMEDANG, Pantaupdate.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 09 STAI Riyadhul Jannah menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat di Desa Wargaluyu, Kecamatan Tanjung Medar, Kabupaten Sumedang, Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi gaul sehat, bimbingan belajar bagi siswa sekolah dasar, serta pelatihan digitalisasi bagi pelaku UMKM.
Program yang dipusatkan di Kampung Selebu dan Kampung Salam ini mengusung tema “Sosialisasi Gaul Sehat Tanpa Obat: Jaga Diri dari Tren Sesat, Bimbingan Belajar Siswa SD Kelas 1–4, dan Pelatihan Digitalisasi UMKM”. Kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
Ketua KKN Kelompok 09, Fadly Muhaimin Yahya, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pembinaan karakter generasi muda, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis teknologi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari sisi edukasi, pembinaan karakter, maupun peningkatan kapasitas ekonomi melalui digitalisasi,” ujarnya.
Salah satu kegiatan utama adalah sosialisasi bertajuk “Gaul Sehat Tanpa Obat: Jaga Diri dari Tren Sesat” yang menyasar anak-anak dan remaja. Materi disampaikan secara interaktif oleh Wakil Ketua KKN Kelompok 09, Sansan Herdiana. Dalam penyampaiannya, peserta diajak memahami pentingnya pergaulan sehat, menjauhi penyalahgunaan obat-obatan, serta waspada terhadap tren negatif di kalangan remaja.
Selain itu, mahasiswa juga memberikan bimbingan belajar kepada siswa SD kelas 1 hingga 4. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung, dengan metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memotivasi siswa untuk lebih aktif dan percaya diri dalam belajar.
Di sektor ekonomi, mahasiswa KKN turut menggelar pelatihan digitalisasi UMKM di Kampung Salam. Para pelaku usaha diberikan pendampingan terkait strategi promosi melalui media sosial, pembuatan konten pemasaran, hingga pemanfaatan platform digital untuk memperluas pasar.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Wargaluyu. Antusiasme terlihat dari tingginya partisipasi peserta dalam setiap sesi kegiatan, baik sosialisasi, bimbingan belajar, maupun pelatihan UMKM.
Fadly menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat terus terjalin dalam menciptakan lingkungan yang sehat, cerdas, dan produktif.
“Harapannya, program ini dapat memberikan dampak berkelanjutan, terutama dalam membangun kesadaran generasi muda, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperkuat daya saing UMKM melalui transformasi digital,” pungkasnya.
Reporter : Uhs
Editor : Joe

0 Komentar