INDRAGIRI HILIR, Pantaupdate.id – Bencana longsor kembali menghantam kawasan bantaran Sungai Indragiri di Kampung Baru, Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Sabtu (18/7/2026) sekira pukul 13.00 WIB.Sedikitnya tujuh kepala keluarga (KK) dengan total 25 jiwa terdampak setelah tanah di tepi sungai ambles dan menyeret bangunan warga ke dalam aliran Sungai Indragiri.
Longsor terjadi di dua titik, yakni di Jalan Al-Mujahidin RT 002 RW 004 dan Jalan Nirwana RT 003 RW 004. Peristiwa berlangsung begitu cepat hingga sejumlah rumah mengalami kerusakan berat akibat runtuh bersama material tanah yang tergerus ke sungai.
Berdasarkan data sementara, warga yang terdampak meliputi Zainuddin (1 KK/3 jiwa), Mansur (1 KK/4 jiwa), Sudirman (1 KK/5 jiwa), H. Paro (2 KK/6 jiwa), Cocok (1 KK/2 jiwa), H. Mapparessa (1 KK/2 jiwa), dan Muaffiq (1 KK/3 jiwa).
Diduga, longsor dipicu oleh kombinasi abrasi Sungai Indragiri yang terus mengikis bibir sungai, kondisi tanah yang labil, serta tingginya curah hujan dan pasang air laut dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan struktur tanah kehilangan daya dukung hingga akhirnya amblas.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerusakan yang ditimbulkan cukup parah dengan estimasi kerugian materi mencapai sekitar Rp1 miliar.
Pasca-kejadian, seluruh warga terdampak terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudara untuk sementara waktu. Pemerintah Kecamatan Tanah Merah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir telah turun ke lokasi guna melakukan pendataan, asesmen kerusakan, serta menyalurkan bantuan darurat bagi para korban.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan serius akan ancaman abrasi di sepanjang bantaran Sungai Indragiri. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret, mulai dari pembangunan turap penahan tebing hingga penanganan permanen guna mencegah longsor susulan yang berpotensi mengancam permukiman masyarakat.
Reporter: Reza M
Editor: Joe


0 Komentar