SHC dan AMKI Bangun Aliansi Nasional untuk Selamatkan Warisan Budaya


BOGOR, Pantaupdate.id
– Langkah besar dalam upaya pelestarian warisan budaya Indonesia resmi dimulai. Salak Heritage Club (SHC) dan Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bentuk aliansi strategis yang menggabungkan kekuatan komunitas heritage dan media nasional.

Penandatanganan MoU berlangsung di Hotel Salak The Heritage, Kota Bogor, Rabu (8/4/2026), oleh Ketua Umum SHC, Hengky Effendi, dan Ketua Umum AMKI Pusat, Tundra Meliala. Momen ini turut disaksikan oleh Pembina Utama SHC Djoko Sungkono serta Penasihat SHC Mayjen TNI (Purn.) Dr. Markoni, bersama jajaran pengurus AMKI.

Kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam membangun sinergi antara pelestarian budaya dan kekuatan media konvergensi. Sejumlah program strategis pun disepakati, mulai dari penguatan literasi sejarah dan budaya melalui media digital, promosi warisan budaya Nusantara, hingga pengembangan edukasi heritage berbasis teknologi.

Ketua Umum SHC, Hengky Effendi, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari visi besar menjadikan heritage sebagai gerakan nasional.

“Warisan budaya bukan hanya cerita masa lalu, tetapi sumber inspirasi masa depan bangsa. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan gerakan heritage yang hidup dan menyentuh masyarakat luas,” ujarnya.



Senada, Ketua Umum AMKI Pusat Tundra Meliala menilai media memiliki peran krusial dalam menjaga identitas bangsa di tengah arus informasi digital.

“Media tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga menjaga ingatan kolektif bangsa. Sinergi ini membuka ruang besar untuk memperkuat narasi kebudayaan Indonesia,” ungkapnya.

Pembina Utama SHC, Djoko Sungkono, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah visioner yang mempertemukan dua kekuatan penting: budaya dan komunikasi publik. Ia optimistis, sinergi ini mampu memperluas jangkauan pesan kebangsaan hingga ke berbagai lapisan masyarakat.

Suasana penandatanganan MoU berlangsung hangat dan penuh semangat nasionalisme, terlebih digelar di lingkungan historis Hotel Salak The Heritage yang sarat nilai sejarah.
Aliansi strategis ini diharapkan menjadi awal dari lahirnya berbagai program nasional yang mendorong pelestarian heritage di era digital.

Tidak hanya melibatkan komunitas dan media, kolaborasi ini juga membuka ruang bagi akademisi serta berbagai elemen masyarakat untuk bersama menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.

Dari Kota Bogor, gerakan ini kini bersiap melangkah lebih jauh membangun ekosistem heritage nasional yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

Reporter: red
Editor: Joe

0 Komentar