Suara Bising Pabrik Dikeluhkan Warga



Bekasi,Pantaunews.id - Perusahaan yang bergerak di bidang kontruksi bikin warga Desa Tanjung Baru Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi terganggu waktu istirahatnya, karena suara bising yang terdengar dari aktivitas perusahan yang bekerja selama 24 jam tanpa berhenti

Ismail salah satu warga yang letak rumahnya tidak jauh dari lokasi perusahaan tersebut mengeluh dan menjelaskan kepada awak media, Senin (15/05/2023)


“Kehadiran perusahaan ini membuat saluran air pembuangan warga tertutup, saya sempat komplain ke satpam namun hingga sekarang tidak diperbaiki, kalau musim hujan rumah saya kebanjiran,”ujar Ismail.

lebih lanjut Ismail katakan bukan itu saja kami sebagai warga yang memang tidak jauh dari lokasi pabrik, dengan adanya suara bising yang timbul dari pekerjaan pabrik tersebut bagi kami itu sangat mengganggu istirahat kami, yang jelas banyak hal yang merugikan warga sekitar terutama suara – suara bising tersebut,”keluhnya.


Senada diungkapkan Rudi Suharjo, menurutnya bahwa suara – suara yang timbul dan terdengar bising tersebut berasal dari suara mesin pemotong besi plat gerinda terdengar dari balik tembok pabrik yang berlokasi di Jalan Raya Rengas Bandung RT 01/01 Desa Tanjung Baru Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi itu kerap mengganggu istirahat warga sekitar. Sebab, suara bising tersebut terdengar hingga ke dalam rumah warga. Rudi dan beberapa warga lainnya mengaku sangat terganggu, terlebih jika terdengar dimalam hari.

“Kalo pagi, siang, sore kami masih toleransi akan kegiatan perusahaan, tapi kalo malam kita merasa terganggu akan aktivitas perusahaan yang menimbulkan suara keras itu,” ucapnya.

Akibat suara bising yang dihasilkan dari aktivitas perusahaan tersebut khusunya malam hingga dinihari membuat wargapun mempertanyakan tentang ijin lingkungan akan keberadaan perusahaan tersebut.

“Setau saya perusahaan ini mulai beroperasi kurang dari setahun, tapi ga ada izin ke warga, awalnya warga ga mau ambil pusing namun aktivitas perusahaan akhir – akhir ini melakukan aktivitasnya hingga malam hari dan mengeluarkan suara yang mengganggu jam warga untuk istirahat,” tandas Rudi.

Sementara itu Suharja yang juga masih merupakan warga disekitar lingkungan lokasi pabrik tersebut mengungkapkan hal yang sama.

“Kegiatan pabrik ini ga enak banget didengar, pokoknya bising, berisik banget kalo malam, kalo siang kita ga jadi masalah dan memang wajarnya orang kerja, tapi kalo malam, hargai dong lingkungan dan warga sekitar,”ujar Suharja dengan nada kesal.

Keluhan warga tidak untuk menghentikan aktifitas perusahaan secara menyeluruh, warga hanya memohon agar aktifitas ketika malam tiba aktifitas yang mengeluarkan suara bising dan mengganggu waktu istirahat tersebut dapat dihentikan, dan warga tidak meminta yang lain.

ditanya soal adanya ijin lingkungan Suharja mengatakan

“saya pernah dimintai KTP dan KK oleh aparat desa namun dengan tujuan dan harapan yang lain, katanya siapa tau aja jelang lebaran dapat THR,”pungkasnya.(Joe)


0 Komentar