Karawang, Pantaunews.id - Publik telah dibohongi dengan peryatan dan tiket palsu untuk kepulang Dede Asiah yang di lakukan pihak seponsor maupun enjensi.
Didalam isi pernyataan yang dibuat oleh ejensi tidak lain untuk memulangkan Dede Asiah paling lambat 2 minggu ditambah ada kiriman poto tiket dari pihak seponsor tertera ditiket tersebut, pemberangkatan tanggal 18 april 2023, yang membuat Yongki suami korban percaya.
Tapi pas dihari dan tanggal yang di tentukan istrinya ternyata tidak kunjung pulang.
Kata Yongki "selaku suaminya Dede Asiah Saya berharap kepada pihak pemerintah istri saya minta segera pulang ke Indonesia dengan cara apapun jua,"harapnya
Yongki juga menambahkan dengan kebohongan publik yang diduga dilakukan pihak seponsor dan ejensi segera ditindak lanjuti oleh kepolisian, jika dibiarkan kasus serupa akan menimpah yang lain,"ucapnya
Yongki pun memberikan voice note ke awak media saat di konfirmasi kamis (20/04/2023) yang di berikan salah seorang yang membela pihak seponsor yang bunyinya Dede Asiah akan di pulangkan.(Joe/Bdg)


0 Komentar